Saturday, 23 October, 2021

Haejangguk Makanan Yang Cocok Untuk Kita Setelah Konsumsi Minuman Alkohol


dukesbrewandque

Haejangguk Makanan Yang Cocok Untuk Kita Setelah Konsumsi Minuman Alkohol – Korea Selatan terkenal dengan kecintaannya pada alkohol. Apalagi di tahun 1970-an dan 1980-an, ketika ekonomi negeri ginseng itu perlahan membaik, muncullah budaya. Budaya ini hanyalah budaya makan malam dan minum bersama rekan kerja. Budaya perusahaan ini masih ada sampai sekarang.

Haejangguk Makanan Yang Cocok Untuk Kita Setelah Konsumsi Minuman Alkohol

dukesbrewandque – Di Korea ada budaya minum yang sering kita lihat di film atau serial TV Korea, atau yang sering disebut dengan Drakor atau K-Drama. Biasanya jika kita melihat budaya yang sering dimiliki orang Korea dalam film Korea, yaitu ketika mereka sedang libur kerja atau lelah bekerja, mereka biasanya pergi ke tempat minum terdekat dan minum bersama teman dan teman. Pasangan. Ini adalah salah satu budaya Korea yang paling menonjol, dan juga unik untuk negara itu sendiri. Orang-orang sangat tertarik dengan budaya ini. Di Korea, minum telah menjadi bagian dari perayaan festival penting di Korea, dan sekarang minum telah menjadi hal yang sangat biasa dalam kehidupan sehari-hari. Usia minimum untuk minum legal sangat bervariasi. Ada yang bilang 19 tahun, tapi ada yang bilang usia legal adalah 21 tahun.

Anak-anak biasa boleh minum setelah lulus SMA dan masuk perguruan tinggi, dan ada aturan tidak tertulis bahwa ketika seorang ayah meminta anak untuk minum “pertama kali”, itu berarti anak sudah selesai minum. Minum legal diperbolehkan. Budaya minum tidak hanya setelah selesai bekerja, namun perayaan semacam ini dilakukan saat kita sudah berprestasi atau menemui kabar buruk. Tradisi minum minuman beralkohol juga bisa menghilangkan rasa penat akibat kepenatan sehari-hari. Ini juga salah satu fakta bahwa Korea Selatan memiliki tingkat konsumsi alkohol tertinggi di dunia. Jika Anda berada di Korea dan seseorang sedang minum di depan wisatawan Korea, Anda tidak sopan menolaknya. Selain itu, orang lain biasanya diisi dengan cangkir sebelum mereka minum.

Baca Juga : Kalian Tau Mandu Dari Korea? Yuk Cobain Sendiri Dirumah

Budaya semacam ini merupakan identitas bangsa, budaya semacam ini hanya dipraktikkan di negara itu dan sudah menjadi kebiasaan. Selain itu, merupakan cara untuk menjaga hubungan dekat dengan orang lain dan membangun hubungan dekat dengan rekan kerja di kantor. Dari perspektif ras, agama, dan ras, budaya semacam ini tidak terlihat, karena budaya semacam ini telah menjadi kebiasaan di Korea Selatan, dan semua penduduk negara tersebut juga dapat melakukannya dengan leluasa. Oleh karena itu, ini sudah menjadi identitas orang Korea, dan budaya minum ini menjadi terkenal dan menjadi simbol Korea Selatan.

Di balik kecintaan orang Korea terhadap minuman, masih ada banyak cara rahasia untuk menghilangkan mabuk secara cepat. Salah satunya melalui konsumsi sup penghilang rasa sakit yang ampuh haejangguk. Sebuah restoran di Seoul bernama Cheong Jin Ok menawarkan menu sup penghilang rasa sakit yang paling efektif haejangguk. Restoran ini dibuka pada tahun 1973 dan sekarang dimiliki oleh generasi ketiga Choi Joon Young. Menurut pemilik restoran, haejangguk adalah salah satu sup penghilang rasa sakit yang paling berpengaruh dalam sejarah diet Seoul.

Haejangguk terbuat dari tulang kaki yang dimasak, daging sapi yang dipoles dan usus sapi, lalu dicampur dengan kecap dan bekuan darah sapi. Kemudian rebus semua bahan dan tambahan kol selama 24 jam. Sarana yang digunakan dalam haejangguk adalah semua bahan yang dapat membersihkan tubuh manusia dari mabuk.

Pengenalan makanan Korea juga unik. Meja pada restoran Korea tersebut terdiri dari semangkuk nasi, semangkuk sup, dan beberapa lauk sayur, ikan, dan daging. Setiap orang menyajikan nasi dan sup di mangkuk masing-masing, dan menyediakan lauk untuk semua orang. Di meja Korea, nasi dan sup tidak boleh dikecualikan, tetapi lauk pauk bisa ditambahkan atau dikurangi. Ada sup di setiap makan di meja Korea.

Haejangguk

Pada zaman dahulu, haejangguk dimakan untuk meredakan mabuk akibat minum minuman beralkohol yang menjadi budaya Korea Selatan. sehingga disebut juga sulguk (“sop anggur”). Seiring berjalannya waktu, haejangguk telah menjadi makan malam yang populer. Haejangguk ditulis dalam buku masak Dinasti Joseon pada tahun 1600. Nama Sungseongdang digunakan orang untuk membangkitkan kebiasaan mabuk. Meski berasal dari Korea Utara, namun formula aslinya belum jelas.

Haejangguk adalah hidangan yang terbuat dari usus yang terbuat dari tulang kaki, macaw pasir dan daging sapi yang dimasak, dicampur dengan kecap dan bekuan darah sapi. Haejangguk juga merupakan menu dari Korea. Masyarakat Korea menganggap menu haejangguk sebagai pilar mid-stream tay untuk menyembuhkan mabuk. Haejangguk biasanya dimakan dengan nasi. Menurut analisis Choi Joon-yhoung, menu yang dibuat oleh haejangguk merupakan ramuan yang dapat membersihkan tubuh atau mengembalikan tubuh kita ke keadaan normal saat kita mabuk.

Metode memasak berbeda dari satu daerah ke daerah lain. Orang Seoul akan menambahkan saus daging sapi, tulang sapi, kubis Cina dan darah segar. Di Jeonju, Haizheng dimasak dengan tauge dan sup yang terbuat dari kaldu, telur, dan taco. Tidak seperti daerah lain di mana Uljin direbus, haejangguk ditambahkan dengan cumi-cumi segar, dipotong-potong tipis seperti mie, dibumbui dan dimakan dengan kuah dingin dan es batu agar dingin

Resep Haejangguk

bahan yang dibutuhkan

  • Piring mustard atau mustard kecil, hingga 500 gram
  • Daun bawang sebanyak 1 batang. Potong batang daun yang sudah dipotong secara horizontal
  • Cincang hingga 1 sendok makan bawang putih
  • 3 sendok makan bubuk cabai merah
  • 2 sendok makan kecap
  • Hingga 200 gram
  • 1 kg tulang sapi
  • Daging sapi 600g
  • Tambahkan garam menjadi 2 sendok makan.
  • Air sampai 6 liter

Baca Juga : Makanan Yang Dapat Meringankan Rasa Sakit Saat Menstruasi dan Resepnya

Langkah-langkah membuat Haejangguk

1. Langkah pertama, keluarkan tulang sapi dan daging sapi, lalu bilas dengan air hingga bersih.

2. Panaskan air dan tunggu air mendidih. Saat air mendidih, masukkan daging sapi dan tulang sapi ke dalam air mendidih, lalu rebus.

3. Selanjutnya angkat piring mustard yang sudah disiapkan dan rebus dalam air mendidih hingga menjadi empuk.

4. Bila sudah empuk, langkah selanjutnya tambahkan bahan seperti tauge, sayur sawi, kucai dan bawang putih.

5. Tunggu beberapa saat, lalu tuangkan bubuk cabai merah ke dalamnya

6. Selanjutnya tambahkan penyedap rasa, tambahkan garam yang sudah disiapkan di menu bahan, lalu tambahkan kecap.

7. Kemudian lanjutkan ke langkah terakhir dan masak selama lebih dari satu jam.

8. Setelah lebih dari satu jam, keluarkan dan taruh di mangkok, lalu taburi daun bawang cincang di atasnya.

9. Taruh hidangan Haejangguk ke dalam mangkuk saat panas.

Bagi kalian yang ingin berkunjung ke korea selatan, pastikan kalian mengunjungi restoran terdekat dengan menu Haejangguk dan rasakan sensasi menu yang bisa menghilangkan rasa mabuk yang menjadi budaya para masyarakat Korea selatan